Berita

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Senin malam (15/4)/RMOL

Politik

PPP Masih Pertimbangkan Tawaran Golkar Gabung Barisan Prabowo-Gibran

SENIN, 15 APRIL 2024 | 22:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono sempat disinggung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk dapat bergabung dalam barisan Prabowo-Gibran.

Disinggung tentang PPP yang disebut-sebut bakal gabung ke barisan Prabowo-Gibran, Mardiono menegaskan PPP saat ini masih masuk dalam koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Ya sekarang saya kan belum bisa menjawab karena kan PPP masih menjadi Koalisi Indonesia Bersatu yaitu koalisi pemerintahan Pak Joko Widodo ya, lah nanti untuk pemerintah yang baru itu kan belum dilantik gitu kan," kata Mardiono di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Senin malam (15/4).


Pihaknya akan mempertimbangkan kembali jika nantinya bergabung atau tidak.

"Jadi kalau koalisi ya tentu nanti untuk langkah yang ke depan ya, kita nanti dengan pemerintahan yang baru ya, tentu kita akan membicarakan itu," imbuhnya.

Ditanya soal adakah ajakan resmi ketika menghadiri acara halal bihalal Partai Golkar. Mardiono mengaku hanya sebatas pembicaraan momentum lebaran.

"Ya enggak lah. Ngomongin minal aidin wal faizin, lebaran ya, maaf-maafan," ujarnya.

Namun, Mardiono menyiratkan kesiapan PPP untuk bergabung demi membangun bangsa Indonesia.

"Ya iya tentu kalau untuk membangun Indonesia kan harus bersama nanti ke depannya," demikian Mardiono.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya