Berita

Ilustrasi Foto/RMOL

Politik

Gerindra dan Golkar Layak Dapat Jatah Terbanyak Kursi Kabinet

MINGGU, 14 APRIL 2024 | 17:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kursi menteri kabinet Indonesia Maju Prabowo-Gibran seharusnya lebih banyak diberikan kepada Partai Gerindra bukan partai lain.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno soal partai yang paling banyak mendapatkan jatah kursi menteri.

"Tentu paling banyak Gerindra. Tak ada yang bisa membantah itu. Apapun judulnya prabowo adalah ketum Gerindra," ucap Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (14/4).


Setelah Gerindra, Prabowo bisa memberikan jatah kursi agak lebih ke Partai Golkar lantaran dinilai sukses pada Pemilu 2024 ini, terlebih perolehan suara yang didapat Golkar cukup menggembirakan.

"Terbanyak kedua bisa Golkar, karena Golkar perolehan pilegnya paling banyak di internal pendukung-pendukung, kelihatan all out menangkan pilpres, dan partai paling awal dukung Prabowo-Gibran," jelasnya.

Barulah, sisa jatah kursi untuk PAN dan Demokrat, karena suara keduanya tak begitu jauh dalam Pileg 2024 kemarin.

"Lalu disusul PAN dan Demokrat. Kursi menteri PAN dan demokrat bisa sama, jikapun beda paling beda sedikit," pungkas Adi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya