Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Ketum Golkar: Idulfitri Momentum Mendamaikan Hati Setelah Pemilu

RABU, 10 APRIL 2024 | 11:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Momen Idulfitri 1445 Hijriah jadi ajang memaafkan dan mempersatukan kembali seluruh pihak yang sempat berseberangan pilihan di Pemilu 2024.

Seruan itu disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto usai melaksanakan Salat Id di Masjid Ainul Hikmah DPP Golkar, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (10/4).

"Golkar mengajak seluruh masyarakat di momen Idulfitri ini digunakan untuk kembali bersatu, mendamaikan hati, saling memaafkan dan untuk membangun Indonesia ke depan, dan kontestasi seluruhnya sudah berakhir," kata Airlangga.


Selain itu, Airlangga juga meminta para pengurus Golkar menjadikan momentum Idulfitri sebagai kemenangan. Secara spesifik, Idulfitri juga kesempatan merayakan kemenangan di Pileg dan Pilpres 2024.

"Di hari ini juga merupakan makna kemenangan, dan ini kemenangan umat manusia. Untuk Partai Golkar ini sejalan dengan kemenangan di dalam kontestasi pemilu, baik itu Pileg maupun Pilpres," lanjut Airlangga.

Selain Airlangga dan keluarga, Salat Idulfitri di Kantor DPP Golkar dihadiri Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie; Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung; Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus; Bendahara Umum DPP Partai Golkar Dito Ganinduto.

Kemudian Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia, Waketum Partai Golkar Nurul Arifin, Waketum Erwin Aksa, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, Menpora Dito Ariotedjo, politisi senior Partai Golkar Zainudin Amali, dan Anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi, serta beberapa lainnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya