Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, memastikan partainya akan mengusung kandidat terbaik dalam Pilgub Sumut sebagai tandingan Bobby Nasution/RMOL

Politik

PDIP Siapkan Lawan bagi Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024

SENIN, 08 APRIL 2024 | 06:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar Bobby Nasution akan maju sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara pada Pilkada 2024 dengan bendera Partai Golkar, segera direspons Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang adalah partai lama menantu Presiden Joko Widodo itu.

PDIP pun telah menyiapkan calon gubernur yang akan diusung partai untuk maju di Pemilihan Gubernur Sumut untuk menjadi lawan tanding bagi Walikota Medan Bobby Nasution.

"Kami sudah melakukan pemetaan politik. Kami melihat karakter dari masyarakat Sumatera Utara yang sangat kritis, mereka masyarakat Sumatera Utara itu sangat egaliter sehingga hanya dengan dukungan kekuasaan itu tidak menjadi jaminan," ujar Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di Batik Kuring, SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (7/4).


Dituturkan Hasto, PDIP tengah melakukan seleksi atau penjaringan terkait calon pemimpin terbaik di Sumut. Ia menyebut PDIP terbuka dengan calon gubernur yang memiliki potensi mumpuni.

"Maka, PDI Perjuangan melakukan penjaringan secara terbuka dari bawah. Bagi yang tertarik untuk menjadi gubernur atau wakil gubernur dari PDI Perjuangan, silakan mendaftar baik di kantor DPD PDI Perjuangan Sumut maupun ke DPP partai," terangnya.

Saat disinggung soal kabar nama-nama calon gubernur Sumut yang akan diusung PDIP, seperti mantan Gubernur Sumut Eddy Rahmayadi, Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani, hingga Nikson Nababan, Hasto menjawab diplomatis.

"Ya proses pendaftaran masih berlangsung," ucap Hasto.

Hasto menegaskan, PDIP sudah pasti tak akan mengusung Bobby di Pilgub Sumut. Sebab, garis politik kakak ipar Kaesang Pangarep itu sudah berbeda dengan PDIP.

"Ya tentu saja (tidak mengusung Bobby) karena garis politiknya sudah berbeda," demikian Hasto..

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya