Berita

Airlangga Hartarto saat menghadiri deklarasi Pengajian Al Hidayah dan Himpunan Wanita Karya/RMOL

Politik

Al Hidayah dan HWK Deklarasi Dukung Airlangga Kembali Ketum Golkar

MINGGU, 07 APRIL 2024 | 18:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Organisasi sayap Partai Golkar, Pengajian Al Hidayah dan Himpunan Wanita Karya (HWK), mendeklarasikan dukungan pada Airlangga Hartarto untuk kembali memimpin Partai Golkar periode 2024-2029.

Pernyataan sikap  disampaikan Ketua Umum DPP Pengajian Al Hidayah Hetifah, Sjaifudian, dan Ketua Umum DPP HWK, Dany Soedarsono, di hadapan Airlangga Hartarto bersama istri, Sekjen Lodewijk F Paulus, Bendum Dito Ganinduto, Waketum Nurul Arifin dan lainnya, di Ballroom Le Meridien, Jakarta Pusat, Minggu (7/4).

Hetifah dan Dany menuturkan, HWK dan Pengajian Al Hidayah juga berkomitmen menyukseskan penyelenggaraan Munas Partai Golkar, Desember mendatang.


"Kami dengan penuh kesungguhan menyatakan kesiapan dan komitmen mensukseskan penyelenggaraan Munas Partai Golongan Karya yang waktu pelaksanaannya tetap sesuai jadwal agenda partai, Desember 2024," kata Hetifah dan Dany, saat membacakan pernyataan sikap secara bergantian.

Kedua organisasi sayap Partai Golkar itu meminta agar Airlangga Hartarto menjadi ketua umum kembali.

"Meminta kesediaan dan sekaligus mendukung Bapak Dr Ir H Airlangga Hartarto, untuk maju kembali dan melanjutkan kepemimpinannya sebagai ketua umum DPP Partai Golkar periode 2024 2029," sambungnya.

Keduanya berpendapat, di bawah kepemimpinan Airlangga Golkar menjadi yang terbaik, mengalami peningkatan cukup signifikan pada Pemilu 2024.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya