Berita

Rasyid Rajasa bersama sejumlah politisi DPW PAN Sumsel/RMOLSumsel

Politik

Serius Maju Pilwalkot Palembang, Rasyid Rajasa Ngaku Punya Program Atasi Banjir

SABTU, 06 APRIL 2024 | 04:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Putra dari mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa, menunjukkan keseriusannya untuk maju sebagai bakal calon Walikota Palembang pada Pilkada 2024 mendatang. Rasyid mulai melakukan safari politik ke sejumlah wilayah di Palembang.

Sosok yang menyelesaikan pendidikannya di Inggris ini memulai safari politiknya di wilayah Kertapati, Palembang, sambil memberikan bantuan sembako kepada warga.

"Selanjutnya, kami akan mengadakan pertemuan di DPW bersama pengurus DPW dan DPD PAN Kota Palembang nanti sore sambil berbuka," kata Rasyid Rajasa, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Jumat (5/4).


Menurut Rasyid, safari politik yang dilakukannya bertujuan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan menggerakkan mesin partai. Ia telah menyiapkan sejumlah program prioritas, termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, karena ini adalah hal-hal yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

"Kami juga akan fokus pada peningkatan pendapatan warga Palembang, karena jika pendapatannya baik, maka kualitas hidup masyarakat akan semakin meningkat. Ini adalah indikator pertama," tambahnya.

Rasyid juga berkomitmen untuk menangani masalah banjir dan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama warga Palembang.

"Kami akan menuntaskan masalah banjir dengan terobosan yang kami rencanakan," ujarnya.

Ia juga menegaskan, sebagai calon Walikota, ia akan berkoalisi dengan partai lain.

"Politik itu dinamis, dan keputusan tentang arah koalisi akan ditentukan oleh DPP PAN. Apakah kami akan maju sebagai calon Walikota atau calon Wakil Walikota," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Sumsel, Joncik Muhammad, telah menyiapkan agenda untuk Rasyid di Palembang. Termasuk memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu.

"Ada 100 paket sembako yang telah kami siapkan untuk dibagikan kepada warga," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya