Berita

Wali Kota Medan, Bobby Nasution memantau penerapan e-parking/Ist

Nusantara

Gratiskan Parkir Manual, Bobby Nasution Minta Dukungan Polisi Hingga Jaksa

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 21:38 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kebijakan untuk menggratiskan biaya parkir di lokasi parkir konvensional atau yang tidak menerapkan e-parking diterapkan oleh Pemko Medan. Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap meminta Polrestabes, Kodim 0201, dan Kejari membantu penerapan kebijakan Pemko menggratiskan biaya parkir tepi jalan umum yang tidak menerapkan e-parking atau konvensional.

Hal ini disampaikan Bobby Nasution langsung kepada Kapolrestabes Medan Kombes. Pol. Teddy Jhon Marbun, Dandim 0201 Kolonel Inf. Ferry Muzawwad, Kajari Medan Muttaqin Harahap dalam acara peluncuran bus wisata Medan, Kamis (4/4) sore di depan CCROOM ITS Kota Medan, Jalan Balai Kota, Kecamatan Medan Barat.

“Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Kajari, mulai 2 April kemarin kita sudah menggratiskan parkir tepi jalan nonelektronik parking atau parkir konvensional. Alasannya, PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor parkir tidak pernah tembus. Janji kita kemarin kalau PAD-nya tidak tembus, kita gratiskan saja...
daripada bocor ke mana-mana menjadi potensi yang tidak baik bagi hal lain,” ungkapnya.

daripada bocor ke mana-mana menjadi potensi yang tidak baik bagi hal lain,” ungkapnya.

Sehubungan dengan itu, Bobby Nasution mengharapkan Polrestabes, Kodim, dan Kejari membantu penerapan kebijakan ini, baik di lapangan maupun administrasinya, termasuk merespons aduan masyarakat. Orang nomor satu Pemko Medan itu juga menekankan, hari ini sudah tidak berlaku atau tidak ada lagi kartu maupun badge jukir parkir konvensional.

Selain itu, Bobby Nasution juga mendorong aparat Dinas Perhubungan bersama Satpol PP untuk menyukseskan penerapan kebijakan ini.

Sebagaimana diberitakan, terhitung Selasa (2/4/2024), Pemko Medan secara resmi menggratiskan biaya parkir di seluruh lokasi yang tidak menerapkan sistem elektronik parking (e-parking) atau konvensional (manual). Pada saat bersamaan, seluruh Surat Perintah Tugas (SPT) Pengawas di lokasi parkir konvensional juga sudah ditarik.

“Jika ada pengutipan parkir di lokasi parkir konvensional atau yang bukan e-parking, maka itu praktik pungli, Jika ada yang mengaku jukir dengan menggunakan badge di lokasi-lokasi parkir konvensional, itu jukir liar,” kata Kepala Dinas Perhubungan Medan, Iswar Lubis, Selasa (2/4) di Taman A. Yani.

Dia mengatakan, dengan adanya kebijakan ini, tidak ada lagi pembayaran parkir secara uang tunai atau cash. Dengan demikian, Pemko Medan hanya menerima PAD sektor parkir yang dibayarkan melalui e-parking dari lokasi-lokasi yang sudah menerapkannya.  Disebutkannya, sampai saat ini terdapat 145 lokasi di Medan yang sudah menerapkan sistem e-parking.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya