Berita

Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) membersihkan sejumlah sekolah di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak/Ist

Nusantara

Taruna Akpol Bersihkan Sekolah di Demak, Lemkapi: Implementasi Program Presisi

RABU, 03 APRIL 2024 | 13:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Korps Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) turun tangan membantu membersihkan sejumlah sekolah di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan pada pertengahan Maret 2024.

Banjir yang melanda Kecamatan Karanganyar menyebabkan sebagian besar sekolah tidak dapat melaksanakan proses belajar mengajar akibat ruang kelas dipenuhi lumpur.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, sebanyak 150 siswa Akpol yang diterjunkan menggelar bakti sosial pembersihan di Balai Desa Wonorejo, SDN 1 dan SDN 2 Wonorejo,Kecamatan Karanganyar.


Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan menilai kegiatan bakti sosial taruna Akpol merupakan implementasi program Presisi untuk mewujudkan Polri yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan.

"Kepedulian siswa Akpol terhadap kesulitan masyarakat mendapat simpati publik. Kehadiran siswa Akpol dirasakan masyarakat karena telah hadir sebagai pelayan, pelindung, dan penolong masyarakat," kata Edi, Rabu (3/4).

Sebelumnya, Gubernur Akpol Irjen Krisno H. Siregar mengatakan, jika tidak dibantu pembersihannya maka dikhawatirkan proses belajar mengajar harus diliburkan lebih lama lagi bagi sekolah yang terdampak parah oleh banjir.

Pembersihan sekolah selain dilakukan oleh Kepolisian juga dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kabupaten Demak.

"Kami dibantu oleh Damkar dan BPBD Demak untuk membersihkan sekolah. Fokus kami membersihkan sisa lumpur di dalam ruangan kelas, serta membersihkan meja dan kursi agar bersih seperti sediakala," kata Krisno.

Selain menggelar baksos, lanjut Krisno, pihaknya juga menyalurkan 500 paket bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak banjir di Desa Wonorejo.

"Ada paket bansos berisi beras, roti, mie instan dan sirup untuk dibagikan kepada warga terdampak banjir. Semoga bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban hidup warga setempat," kata Krisno.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya