Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

OpenAI Ciptakan Alat untuk Mengkloning Suara

SENIN, 01 APRIL 2024 | 13:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah sukses merilis ChatGPT, perusahaan teknologi OpenAI saat ini mulai mengembangkan asisten suara dan membuat teknologi baru yang dapat mengkloning suara seseorang.

OpenAI mengklaim bahwa teknologi yang disebut Voice Engine tersebut dapat menciptakan kembali suara seseorang hanya dengan rekaman pembicaraan orang tersebut selama 15 detik.

Perusahaan mengatakan pihaknya berencana untuk meninjaunya dengan penguji awal tetapi tidak merilis teknologi ini secara luas saat ini karena adanya kekhawatiran disalahgunakan.


“Kami menyadari bahwa menghasilkan pidato yang menyerupai suara masyarakat memiliki risiko serius, yang terutama menjadi perhatian utama pada tahun pemilu,” kata perusahaan San Francisco itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari CGTN, Senin (1/4).

Sejumlah perusahaan rintisan telah menjual teknologi kloning suara, beberapa di antaranya dapat diakses oleh masyarakat atau pelanggan bisnis terpilih, seperti studio hiburan.

OpenAI mengatakan penguji awal Voice Engine telah setuju untuk tidak meniru identitas seseorang tanpa persetujuan mereka dan mengungkapkan bahwa suara tersebut dihasilkan oleh AI.

Perusahaan, yang terkenal dengan chatbot dan generator gambar DALL-E, mengambil pendekatan serupa dalam mengumumkan tetapi tidak merilis generator videonya secara luas, Sora.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya