Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

PKB Sumsel: 2 Kader Siap Maju Jadi Kepala Daerah

SENIN, 01 APRIL 2024 | 04:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan (Sumsel) dipastikan bakal mendorong kadernya untuk maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 mendatang.

Hal itu ditegaskan Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan saat Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil), Sabtu (30/3) lalu.

Menurutnya, ada dua kader PKB yang akan maju sebagai calon Bupati di dua wilayah. Yakni dirinya sendiri yang akan menjadi Calon Bupati Muara Enim dan Mantan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Djakfar Shodiq yang akan maju kembali menjadi calon bupati.


"Untuk Pilkada ini ada dua kader yang maju jadi kepala daerah yakni kabupaten Muara Enim dan kabupaten OKI," kata Ramlan dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Minggu (31/3).

Selain itu, kader lainnya yang potensial akan didorong sebagai Wakil Kepala Daerah.

"Untuk wakil ada beberapa kabupaten yang disiapkan seperti OKU Timur, Lahat, Pagar Alam, Lubuklinggau, Musi Banyuasin dan Banyuasin," bebernya.

Menurutnya, pertemuan tersebut tidak hanya syukuran atas perolehan Pileg yang lalu. Tapi juga penyusunan strategi untuk Pilkada Serentak mendatang.

"Nanti akan kami bicarakan lebih lanjut lagi. Yang jelas, kader-kader yang potensial akan kami dorong untuk maju kedepannya," tegasnya.

Sementara itu, salah seorang kader yang juga didorong untuk maju pada Pilkada serentak mendatang adalah, Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Antoni Yuzar.

Antoni Yuzar mengaku sebagai kader partai PKB akan selalu siap mengemban amanah. Dirinya selaku putra daerah pun siap memimpin daerah khususnya Banyuasin ke depan.

"Intinya siap bila dicalonkan oleh partai untuk maju Pilkada Banyuasin. Tinggal tunggu keputusan dari partai. Jadi ketua DPW tadi menyampaikan kepada kita menanyakan sudah siap apa belum, tapi kita harus siap," kata politisi PKB ini.

Mengenai  pendampingnya di Pilkada Banyuasin 2024 mendatang, Antoni belum bisa menjawab. "Itu belum bisa kita buka sekarang, tunggu pada waktunya," kata  Antoni.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya