Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Jokowi DInilai Musuh Politik Utama, PDIP-Gerindra Sulit Koalisi

MINGGU, 31 MARET 2024 | 16:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Peluang Gerindra berkoalisi dengan PDIP dinilai kecil.

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, berpendapat, setidaknya ada dua hal yang menyebabkan Gerindra dan PDIP sulit bersatu.

Pertama, PDIP sulit menerima Gibran Rakabuming. Sementara Prabowo berpasangan dengan Gibran saat memimpin Indonesia 2024-2029.


"Selama Gibran menjadi Wapres Prabowo, selama itu pula PDIP sulit berkoalisi dengan Gerindra. Artinya, PDIP kemungkinan besar akan menjadi oposisi hingga 2029," kata Jamiluddin Ritonga, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Minggu (31/3).

Kedua, PDIP akan tetap menjauh dengan Gerindra, selama Ketua Umumnya, Prabowo Subianto, masih berhubungan mesra dengan Joko Widodo.

"Apalagi kalau Prabowo menjadikan Jokowi sebagai mentor politik dan tetap cawe-cawe pada pemerintahan Prabowo," katanya.

"Jadi, PDIP akan tetap menjauh dari Gerindra, selama Prabowo masih bergantung pada Jokowi. Bagi PDIP, Jokowi adalah musuh politik utama," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya