Berita

Anggota Komisi VIII Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

Resolusi PBB soal Gencatan Senjata Gaza Terlambat

SABTU, 30 MARET 2024 | 10:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) yang sepakat menuntut gencatan senjata di Palestina disambut positif Komisi VIII DPR RI.

Anggota Komisi VIII Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid berharap gencatan senjata di Palestina bisa dilakukan secara permanen.

“Resolusi DK PBB ini patut diapresiasi, walau sebenarnya sangat terlambat,” kata Hidayat Nur Wahid dalam keterangannya, Sabtu (30/3).


Menurutnya, yang tak kalah penting adalah mengawal dan memastikan tuntutan gencatan senjata ini ditaati oleh Israel. Sebab, Israel sudah banyak melanggar hukum internasional dan tidak menaati resolusi DK PBB.

Politisi PKS ini juga menyambut baik sikap abstain AS dan tidak menggunakan hak veto terkait rancangan keputusan DK PBB mengenai Gaza.

“Semoga ini bukan sekadar lips service politik jelang pilpres di AS, tapi menjadi salah satu langkah serius untuk bertobat tidak lagi mendukung Israel,” tegas Wakil Ketua MPR RI ini. 

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya