Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Net

Politik

Tepis Kesan Cawe-cawe Jokowi, Prabowo Perlu Gandeng PDIP ke Pemerintah

JUMAT, 29 MARET 2024 | 14:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kesan ikut campur atau cawe-cawe Presiden Joko Widodo di Pilpres 2024, dapat ditepis Prabowo Subianto dengan menggandeng PDI Perjuangan.

Akademisi ilmu politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), Ade Reza Haryadi menilai kemenangan Prabowo masih dinarasikan sebagai hasil cawe-cawe Jokowi.

Dia meyakini, narasi cawe-cawe Jokowi masih akan menguat hingga Prabowo diresmikan sebagai pemenangan Pilpres 2024, bersama Gibran Rakabuming Raka yang kini masih berstatus cawapresnya.


Bahkan, Reza tak memungkiri kemungkinan pendengung yang kontra dengan Prabowo-Gibran akan menyebut Jokowi ikut campur dalam penyusunan kabinet dan menentukan nama-nama menteri.

"Dengan menggandeng PDIP akan menjadi perwujudan persatuan nasional serta menepis kesan adanya cawe-cawe Presiden Jokowi dalam menentukan arah politik pasca pilpres," ujar Reza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/3).

Lebih lanjut, Reza menuturkan rekonsiliasi antara dua kubu yang saling berkontestasi di Pemilu 2024, pada dasarnya tergantung pada itikad baik pucuk pimpinan dari partai-partai yang berseteru.

"Namun demikian, peluang ini akan kembali pada arah kebijakan politik masing-masing ketua umum dari kedua partai politik tersebut," kata Reza.

"Dalam hal ini Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri yang merupakan faktor penentu dalam kebijakan partai," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya