Berita

Ilustrasi PDIP, Gerindra dan Golkar /Ilustrasi RMOL

Politik

PDIP, Gerindra dan Golkar Harus Evaluasi Internal Partai

RABU, 27 MARET 2024 | 19:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah partai politik didorong untuk mengevaluasi internal agar mengetahui berbagai kekurangan ketika menghadapi Pemilu 2024 lalu.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menuturkan PDIP perlu evaluasi internal lantaran partainya menang namun bertolak belakang dengan pasangan calon presiden dan wakil presidennya yang kalah telak.

"Semua partai pasti evaluasi diri. PDIP misalnya pasti evaluasi soal kekalahan pilpres meski pilegnya menang. Begitupun dengan Gerindra juga ada evaluasi karena ada paradoks. Pilpres menang tapi pileg nomor 3 di bawah golkar dan PDIP,” kata Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/3).


Selain PDIP dan Gerindra, Partai Golkar juga perlu dievaluasi. Pasalnya, sudah menang hattrick namun tidak memiliki tokoh yang mumpuni untuk menjadi calon pemimpin negara dari internal partai.

"Begitupun Golkar butuh evaluasi. Meski suara signifikan tapi dua kali pilpres Golkar tak punya kader internal yang bisa maju,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya