Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, saat jumpa pers di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/3)/RMOL

Politik

PDIP Terbuka dengan Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo

SENIN, 25 MARET 2024 | 19:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka pintu seluas-luasnya kepada calon Presiden Prabowo Subianto yang berniat menemui Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Meskipun, saat ini partai berlambang banteng moncong putih itu tengah mengajukan gugatan terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, saat jumpa pers di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/3).


"Terkait dengan pilpres, kita masih menunggu hasil dari MK sehingga tidak ada persoalan pertemuan-pertemuan itu dilakukan," kata Hasto.

Menurut Hasto, antara Megawati dan Prabowo tidak memiliki persoalan pribadi. Namun Hasto menekankan, Megawati memiliki konsen yang tinggi melawan rezim otoriter dan antidemokrasi.

"Tentu saja seluruh aspek-aspek pengkhianatan terhadap konstitusi, terhadap demokrasi, terhadap keadilan rakyat, kedaulatan rakyat, di dalam menentukan pemimpinnya akan tetap menjadi tema-tema sentral yang harus disuarakan oleh PDI Perjuangan," sambung Hasto.

PDIP juga tak mempersoalkan jika ada pertemuan antara Ketua DPR Puan Maharani dengan Prabowo. Sebab, Puan dan Prabowo masing-masing memegang jabatan politik

"Mbak Puan kapasitasnya sebagai Ketua DPR RI sehingga tugas sebagai Ketua DPR dalam melakukan komunikasi politik dan Pak Prabowo sekarang juga kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya