Berita

Anggota Komisi VI DPR, Evita Nursanty saat rapat kerja bersama Kementerian BUMN, Selasa (19/3)/Repro

Politik

Komisi VI Minta BUMN Ulang Kesuksesan saat Pandemi Covid-19

RABU, 20 MARET 2024 | 20:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja apik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta untuk ditingkatkan sampai pada kontribusi ketahanan dan kedaulatan pangan.

Anggota Komisi VI DPR, Evita Nursanty menyebut BUMN sudah terbukti turut andil dalam ketahanan pangan selama pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu

"Keinginan saya, BUMN bisa menjadi solusi seperti kita menghadapi Covid-19. Saya bangga dengan BUMN saat (menangani) Covid-19," ujar Evita dikutip pada YouTube Komisi VI DPR, Rabu (20/3).


Selama pandemi Covid-19, Kementerian BUMN di bawah komando Erick Thohir banyak berperan pada sektor kesehatan dan ekonomi.

Politisi PDIP ini pun meyakini, BUMN bisa kembali mengulang capaian tersebut dalam menjawab tantangan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional saat ini.

"BUMN bisa memiliki peranan penting saat itu (pandemi Covid-19). BUMN juga bisa mempunyai peranan penting dalam persoalan pangan yang kita hadapi saat ini," ucap Evita.

Secara khusus, Evita menyoroti sikap Menteri Erick terkait kasus pengelolaan dana pensiun (dapen) BUMN. Erick, kata dia, tak sekadar mendengarkan masukan, tetapi juga menindaklanjuti melalui kerja sama bareng Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Apa yang saya teriakan di setiap rapat, jangan sampai masalah di dapen ini jadi bom waktu. Saya selalu teriak dan Pak Menteri sudah memproses itu dengan melaporkan oknum-oknum itu," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya