Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Firman Soebagyo di di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/3)/RMOL

Politik

Elite Golkar Singgung AD/ART Partai soal Wacana Jokowi Maju Ketum

SENIN, 18 MARET 2024 | 19:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Golkar merespons kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal bergabung dan menjadi ketua umum partai berlambang beringin tersebut.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Firman Soebagyo mengungkapkan bahwa ada sejumlah persyaratan yang harus ditempuh jika seorang tokoh bergabung dengan partai berlambang beringin. Ini merujuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.

“Minimal menjadi anggota partai selama lima tahun berturut-turut. Itu ketentuannya seperti itu. Ketentuan-ketentuan itu kan harus kita jalankan sebelum ada perubahan. Kecuali kalau ada perubahan,” kata Firman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/3).


Saat disinggung lebih jauh apakah memungkinkan AD/ART Partai Golkar diubah dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) untuk memberikan “karpet merah” bagi Jokowi, Firman enggan berspekulasi mengenai hal tersebut.

“Ya itu nanti kita lihat, namanya politik kan dinamis yah. Kalau sampai sekarang bahwa kita berpegang pada aturan yang ada,” tuturnya.

Sebab menurut Firman, selain persyaratan yang berkaitan dengan pengkaderan Partai Golkar, persyaratan administrasi, prestasi, dedikasi, serta loyalitas pun harus dimiliki oleh calon kader Partai Golkar.

“Prestasi kepada siapa? Ya kepada partai. Dedikasi kepada? Kepada partai. Loyalitas? Ya kepada partai. Yang ini kan tentunya kan orang sudah menjadi anggota partai, gitu lho,” tandas Anggota Komisi VI DPR ini.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya