Berita

Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Di Basis PDIP, Luhut Puja-Puji Kecerdikan Ketum Airlangga

SABTU, 16 MARET 2024 | 00:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Capaian besar Partai Golkar pada Pemilu Serentak 2024 tidak bisa dilepaskan dari kinerja moncer Ketua Umum Airlangga Hartarto. Di kepemimpinan Airlangga, Golkar menguasai 15 Provinsi, lebih banyak dari PDIP yang hanya menang di 9 Provinsi.

Kinerja apik Airlangga ini secara terang-terangan diakui oleh Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan.

“Saya ingin mengucapkan selamat pada Golkar, (kepada) Pak Airlangga. Kepemimpinannya membawa Golkar pada posisi saat ini," kata Luhut saat berada di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (16/3).


Hasil Pemilu 2024 ini cukup membanggakan. Bukan tanpa sebab, Airlangga sebelumnya sempat diragukan bisa membawa Golkar kembali berjaya.

"Kita masih ingat beberapa waktu lalu, banyak yang mempertanyakan bagaimana Golkar (di era kepemimpinan Airlangga), termasuk saya sendiri,” sambung Luhut di lokasi yang terkenal sebagai lumbung suara PDIP ini.

Di mata Luhut, Airlangga cerdik dan bisa membaca peta politik di daerah. Lewat kepemimpinan Airlangga pula, jajaran partai solid dan satu komando mendengar instruksi dewan pimpinan pusat.

“Golkar sangat cerdik. Di Jawa Timur, Golkar membaca bahwa kita harus bisa berselancar di orang yang punya approval rating tinggi. Itu saya pikir langkah yang cerdik,” sambungnya.

Melihat capaian Pemilu 2024 ini, Luhut yang juga menjabat Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi itu meminta kepada seluruh kader untuk waspada terhadap pihak-pihak yang mencoba menggoyahkan partai.

“Golkar yang mengatur, jangan Golkar diatur-atur. Kita lawan, Golkar harus pada posisi seperti ini harus saling mengingatkan. Kita tetap terima kritik, tapi kalau kritik destruktif hadapi saja,” tutup Luhut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya