Berita

Kolase Luhut Binsar Pandjaitan dan Anies Baswedan/RMOL

Politik

Anies Sentil Luhut yang Minta Pengkritik Keluar dari Indonesia

JUMAT, 15 MARET 2024 | 19:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta pengkritik pemerintah pindah dari Indonesia ditanggapi Capres nomor urut 1, Anies Baswedan.

Anies mengingatkan semua pihak untuk menghormati kebebasan berbicara sebagai bagian dari prinsip demokrasi. Menurutnya, masyarakat yang melontarkan kritikan jangan malah disalahkan.

"Di situlah pentingnya kenapa dalam prinsip demokrasi itu ada kebebasan berbicara. Kalau ada komentar dan kritik, ini jadikan sebagai kesempatan menjelaskan kepada publik," kata Anies di Masjid Kubah Emas, Depok, Jawa Barat, Jumat (15/3).


Anies mengklaim, selama menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 maupun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan selalu menganggap kritik sebagai proses pembelajaran.

"Sehingga nanti rakyat akan banyak mendengar bagaimana kebijakan pemerintah. Dengan apa? Dengan ada komentar, pertanyaan, kritik, dan sanggahan," jelas Anies.

Luhut sebelumnya meminta semua pihak untuk tidak terus-terusan mengkritik pemerintah. Jika memandang pekerjaan pemerintah buruk, lebih baik keluar dan pindah dari Indonesia.

"Jadi saya berharap kita semua harus bangga jadi orang Indonesia, kita kritik bangsa tapi yang membangun. Jangan merasa semua jelek. Kalau jelek pindah saja kau dari Indonesia ini," tukas Luhut dalam forum 'Business Matching Belanja Produk dalam Negeri Tahun 2024', Kamis (7/3).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya