Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Fitur Baru Kacamata Pintar Meta, Mampu Identifikasi Landmark Berbagai Lokasi

KAMIS, 14 MARET 2024 | 11:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kacamata pintar Meta buatan Ray-Ban semakin canggih saja. Setelah tahun lalu dilengkapi dengan  fitur pencarian visual bertenaga AI, kini ditambah lagi dengan kemampuan baru untuk mengidentifikasi landmark di berbagai lokasi.

CTO Meta Andrew Bosworth dalam sebuah postingan Threads menyebut fitur baru tersebut mampu bertindak semacam pemandu wisata bagi wisatawan.

Di postingannya, Bosworth memamerkan beberapa contoh gambar yang menjelaskan mengapa Jembatan Golden Gate berwarna oranye (lebih mudah dilihat dalam kabut), atau bagaimana sejarah rumah "wanita lukis" di San Francisco, dan banyak lagi.


Meta mempratinjau fitur tersebut di acara Connect tahun lalu, sebagai bagian dari kemampuan "multimodal" baru yang memungkinkannya menjawab pertanyaan berdasarkan lingkungan  penggunanya.

Fitur ini merupakan bagian dari fitur Meta, seperti Google Lens, yang memungkinkan pengguna menunjukkan hal-hal yang mereka lihat melalui kacamata dan mengajukan pertanyaan AI tentang hal tersebut, seperti buah-buahan atau teks asing yang perlu diterjemahkan.

Fitur baru kini sudah tersedia untuk siapa saja di program akses awal Meta, yang jumlahnya masih terbatas.

“Bagi mereka yang masih belum memiliki akses ke versi beta, Anda dapat menambahkan diri Anda ke daftar tunggu sementara kami berupaya membuat versi ini tersedia untuk lebih banyak orang,” kata Bosworth dalam postingannya, seperti dikutip dari Engadget, Rabu,(13/3).

Tak hanya Bosworth, Bos Meta Mark Zuckerberg juga ikut memamerkan kemampuan baru kacamatanya. Di Instagram ia memamerkan kemampuan barunya melalui beberapa video yang diambil di Montana.

Kali ini, kacamata tersebut menggunakan audio untuk memberikan deskripsi verbal tentang Big Sky Mountain dan sejarah Roosevelt Arch, sekaligus menjelaskan bagaimana salju terbentuk.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya