Berita

Jamkrindo. Ilustrasi/Rep

Bisnis

2024, Jamkrindo Targetkan Volume Penjaminan Rp400 Triliun

RABU, 13 MARET 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Berbagai inisiatif dilakukan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) untuk terus tumbuh berkelanjutan. Tidak hanya kinerja keuangan, tetapi juga memperkuat program tanggung jawab sosial perusahaan.

Pada 2024 Jamkrindo mematok target volume penjaminan Rp400 triliun, lebih tinggi dari 2023. "Tahun lalu kurang lebih Rp350 triliun," kata Dirut Jamkrindo, Akhmad Purwakajaya, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Jamkrindo akan meningkatkan kinerja pada semua segmen. Hingga 2023, jumlah penjaminan kredit UMKM telah mencapai sekitar 3,5 juta.


Selain itu juga berkomitmen mendukung program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya di bidang kesehatan dan kualitas pendidikan, antara lain lewat program edukasi anti perundungan dan kekerasan seksual pelajar sekolah dasar.

Komisi Nasional Perlindungan Anak juga dirangkul, untuk mengedukasi 5.300 siswa dari 26 sekolah di Jabodetabek.

"Melalui edukasi sejak usia dini kepada pelajar SD, program ini diharapkan membantu mengurangi maraknya perundungan dan kekerasan seksual,” kata Akhmad Purwakajaya, lewat keterangan tertulis, Rabu (13/3).

Yang dilakukan Jamkrindo, kata dia, merupakan program berkelanjutan, setelah pada 2023 lalu melakukan edukasi anti perundungan dan kekerasan seksual kepada pelajar SD.

Pada 2024 ini juga melakukan edukasi untuk tingkat SMP, serta dua kegiatan lainnya, edukasi membangun kesehatan mental dalam keluarga dan tenaga pendidik sekolah dasar berkualitas.

Sebab itu Jamkrindo berhasil meraih penghargaan Bronze Winner di ajang BUMN Corporate Communication and Sustainability Summit (BCOMSS) Awards 2024 untuk kategori Community Involvement & Development (CID) Kesehatan.

Jamkrindo yang tergabung dalam holding Indonesia Financial Group (IFG), memiliki berbagai produk, baik penjaminan program maupun penjaminan non-program. Pada penjaminan program ada penjaminan KUR dan penjaminan KMK dalam rangka program PEN.

Sedang untuk non-program, produk Jamkrindo adalah penjaminan kredit umum, kredit mikro, kredit konstruksi dan pengadaan barang/jasa, serta distribusi barang.

Selain itu juga ada surety bond, customs bond, penjaminan supply chain financing (invoice financing), dan penjaminan kredit lainnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya