Berita

Presiden Senegal, Macky Sall/Net

Dunia

Di Bawah Kepemimpinan Macky Sall, Senegal Berhasil Capai Stabilitas Politik dan Sosial

RABU, 13 MARET 2024 | 11:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepemimpinan Presiden Senegal, Macky Sall selama 13 tahun tarakhir telah mencapai sejumlah kemajuan signifikan di berbagai bidang, seperti energi, pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan, dan kesejahteraan rakyat.

Pria berusia 62 tahun itu menerapkan strategi ambisius untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kondisi kehidupan sesama warga negara.

Sall berusaha melindungi lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang bermanfaat bagi generasi mendatang.


Dalam hal demokrasi dan hak asasi manusia, Sall berupaya memperkuat lembaga-lembaga demokrasi dan memajukan hak asasi manusia.

Dia terus memastikan lingkungan politik yang stabil dan inklusif di mana suara seluruh warga negara dapat didengar.

Di bidang pemerintahan, Presiden Senegal itu telah mengambil langkah-langkah berani untuk memerangi korupsi, memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan, yang berkontribusi pada penguatan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga negara.

Di bawah kepemimpina Sall, Senegal telah menjaga stabilitas politik dan sosial yang luar biasa, mendukung iklim yang kondusif bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi, serta kohesi sosial.

Dia telah menunjukkan rasa hormat yang mendalam terhadap lembaga-lembaga demokrasi Senegal, dengan menjamin independensi dan berfungsinya negara dengan baik.

Stabilitas politik dan sosial sangat dijaga dengan baik oleh Sall. Dia berusaha memastikan bahwa proses pemilu berlangsung secara tertib dan damai sehingga dapat berkontribusi memberikan iklim yang stabil dan kondusif bagi pembangunan Senegal.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya