Berita

Paus Fransiskus/Net

Dunia

Kecewa dengan Paus Fransiskus, Ukraina Panggil Dubes Vatikan

SELASA, 12 MARET 2024 | 10:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri Ukraina pada Selasa (12/2) memanggil Duta Besar Vatikan di Kyiv, Uskup Agung Visvaldas Kulbokas untuk dimintai keterangan terkait pernyataan kontroversial yang dilontarkan Paus Fransiskus.

Dalam kesempatan itu Ukraina menyampaikan kekecewaannya terhadap Paus Fransiskus yang sempat menganjurkan agar Kyiv mengibarkan bendera putih tanda menyerah kepada Rusia.

Untuk itu, melalui Dubes Vatikan, Kemlu Ukraina meminta agar Paus lebih berhati-hati dalam menyampaikan suatu tanggapan, karena bisa saja itu melanggar norma-norma hukum internasional.


"Paus diharapkan dapat mengirimkan sinyal kepada komunitas dunia tentang perlunya segera menggabungkan kekuatan untuk memastikan kemenangan kebaikan atas kejahatan," bunyi pernyataan tersebut seperti dimuat AFP.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengkritik Paus habis-habisan dengan mengatakan: "Tokoh agama yang jauh tidak boleh terlibat dalam mediasi virtual antara seseorang yang ingin hidup dan seseorang yang ingin menghancurkan Anda.”

Sementara itu, juru bicara Vatikan Matteo Bruni kemudian memberikan klarifikasi terkait pernyataan Paus.

Menurut penuturan Bruni, Paus tidak berniat mendorong Ukraina menyerah. Tetapi jurnalis yang mewawancarai Paus saat itu menggunakan istilah "bendera putih", sehingga Paus menggunakannya dalam jawabannya.

Bruni menegaskan bahwa Paus akan tetap mendukung solusi diplomatik untuk perdamaian yang adil dan abadi dan proses negosiasi harus terus dilakukan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya