Berita

Menko PMK Muhadjir Effendy dan rombongan menghadiri Upacara Wisuda Bumi Tawur Agung Sasih Kesanga, di Area Wisnu Mandala, Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/03)/Ist

Nusantara

Upacara Tawur Agung Kesanga di Prambanan, Menko PMK: Tugas Kita Menjaga Toleransi

SENIN, 11 MARET 2024 | 14:45 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Kalau di dalam internal umat beragama telah dibangun kebersamaan, keserasian, toleransi, maka dengan agama yang lain akan lebih mudah membangun toleransi itu.

Demikian dikatakan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, saat memberi sambutan di depan ribuan umat Hindu pada Upacara Wisuda Bumi Tawur Agung Sasih Kesanga, di Area Wisnu Mandala, Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/03).

Muhadjir hadir didampingi Koordinator Staf Khusus Presiden, AAGN Ari Dwipayana, Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tinaya, Direktur Pendidikan Hindu Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI, Trimo, Asisten Pemerintahan dan Kesra Jawa Tengah, Dra Ema Rachmawati, dan Plt Asisten Deputi Moderasi Beragama Kemenko PMK, Thomas Siregar.


Tema perayaan Hari Suci Nyepi tahun ini "Sat Cit Ananda, untuk Indonesia Jaya". Dalam bahasa Sanskerta, "Sat" berarti kebenaran, "Cit" berarti kesadaran, dan "Ananda" berarti kebahagiaan. “Makna tema ini adalah untuk selalu mengedepankan kebenaran di setiap tindakan dan keputusan, membangun kesadaran akan keberadaan diri kita, serta kebahagiaan bersama dalam mencapai kemajuan bagi bangsa dan negara Indonesia,” urai Menko PMK.

Tawur Agung merupakan rangkaian ritual yang disebut meracu, dengan tujuan mengimplementasikan Tri Hita Karana, atau hubungan harmonis antara alam sadar manusia dengan alam semesta, maupun hubungan antar manusia.

Selaras dengan itu, Muhadjir mengungkapkan, “Kalau di dalam bahasa Jawa disebut “jagad cilik” sedangkan alam di luar diri kita adalah “jagad gedhe”. Ketika kita melakukan penyucian diri, pada dasarnya adalah proses penyatuan antara jagad cilik dan jagad gedhe itu. Antara alam yang ada dalam kesadaran diri kita dengan alam raya. Dan apa yang jadi tujuannya adalah mensucikan, membersihkan, dan memurnikan kembali dharma kita.”

Dia juga menjelaskan, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama. Tidak satupun rakyat Indonesia yang tak percaya akan adanya Tuhan. Seperti tercantum dalam rumusan resmi yang disebut “Berketuhanan Yang Maha Esa”.

“Tugas kita sesuai dengan tema Hari Suci Nyepi yaitu Sat Cit Ananda untuk Indonesia Jaya, adalah membangun kebersamaan dan menjaga toleransi serta menjaga kerukunan,” ungkap Muhadjir Effendy.

Menyimak Tari Bedhaya Shivagrha, Menko PMK mengkomparasikan budaya Hindu di Jawa dengan yang ada di Pulau Bali. Menurutnya, jika biasanya tarian Bali sangat dinamis, saat ini tarian Jawa sangat halus, anggun, maka jelas perbedaan disana.

“Tetapi bukan perbedaan yang harus terserpih-serpih, melainkan sebuah mozaik. Perbedaan yang tersusun rapi dan menjadi penanda tertentu, yang membuat kehidupan beragama dalam umat Hindu yang indah dan harmonis,” imbuhnya.

“Hari Nyepi 1946 Tahun Saka bersamaan dengan Bulan Suci Ramadhan. Mudah-mudahan ini pertanda baik untuk kehidupan berbangsa dan bernegara, dimana umat Hindu melakukan pensucian diri dibarengi umat muslim yang akan melaksanakan ibadah di bulan suci,” kata Muhadjir.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya