Berita

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau kesiapan jalur mudik 2024 di Provinsi Jawa Barat pada Sabtu (9/3)/Ist

Presisi

Kakorlantas Dampingi Menhub Tinjau Kesiapan Jalur Mudik Wilayah Jawa Barat

SABTU, 09 MARET 2024 | 21:48 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau kesiapan jalur mudik 2024 di Provinsi Jawa Barat pada Sabtu (9/3).

Survei dimulai dari Gerbang Tol Cisumdawu Utama, KM 153, dan Gerbang Tol Palimanan KM 188.

Dalam peninjauan, Aan mengatakan dan memastikan petugas siap melakukan pengelolaan arus lalu lintas pada saat puncak arus mudik dan balik.


"Ada beberapa tadi kita tinjau yang pertama gerbang tol Cisumdawu Utama ada arus yang datang dari Bandung nanti akan bertemu di Cipali KM 152, di mana Cipali ini akan terjadi bottle nack," kata Aan.

Lanjut Aan mengatakan, pada KM 188 gerbang tol Palimanan juga masih menjadi titik krusial yang masih sering terjadi kecelakaan dan menjadi perhatian pada saat arus mudik-balik Lebaran 2024.

"Di KM 188 ini juga krusial, ini masih ada gerbang eks Palimanan sering terjadi kecelakaan di gerbang ini sehingga menjadi perhatian kita pada saat arus mudik dan balik ini akan kelola sehingga harus tetap lancar untuk kecelakaan juga bisa kita tekan," kata Aan.

Di saat yang bersamaan, Menhub Budi Karya menyampaikan, dengan adanya tinjauan diharapkan arus mudik-balik Idulfitri 2024 berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan.

"Mudik ini harus lancar nggak ada masalah, biasanya mudik itu akan lancar kalau kita berkolaborasi," kata Budi.

Dalam peninjauan ini turut hadir, Kasubditwal dan PJR Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Faisal, dan Dirjen Hubdat Hendro Sugiatno.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya