Berita

Ilustrasi bendera partai politik/Net

Politik

Sama-sama Incar Kekuasaan, Koalisi Pilpres Bisa Berlanjut ke Pilkada

SELASA, 05 MARET 2024 | 17:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembentukan koalisi menjadi strategi yang banyak dilakukan partai politik untuk memperoleh kekuatan politik yang cukup demi memenangkan pemilihan umum.

Pertanyaannya, apakah koalisi yang sudah dibentuk dalam pilpres akan sama dengan koalisi pada pilkada nanti?

Menurut Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, pada dasarnya koalisi dalam pilpres dan pilkada memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk memenangkan kekuasaan.


Meskipun tujuannya sama, namun faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan koalisi dalam kedua konteks ini bisa berbeda.

"Beberapa daerah strategis seperti Jakarta misalnya, koalisi pilpres akan tetap sebangun dengan pilkada. Sementara daerah lain bisa jadi koalisi tidak selalu bulat," kata Andi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/3).

Analis politik Universitas Nasional itu membeberkan, dalam pilpres, koalisi seringkali melibatkan partai politik yang memiliki basis dukungan yang luas di tingkat nasional.

Sementara dalam pilkada, koalisi bisa jauh lebih fleksibel, dan dapat melibatkan partai-partai politik kecil atau partai lokal yang memiliki kepentingan spesifik di tingkat daerah.

"Ini karena pilkada di umumnya banyak daerah biasanya kandidat yang mencari partai. Sehingga pasangan bisa terjadi lintas koalisi," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya