Berita

Formulir model DA 1 atau rekapitulasi tingkat Kecamatan Jagakarsa/Repro

Politik

Ribuan Suara Almarhum Caleg Purwanto di Jagakarsa Dicurigai Raib

MINGGU, 03 MARET 2024 | 15:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Meski telah meninggal dunia sejak 5 Desember 2023 lalu, calon legislatif (Caleg) DPRD Provinsi DKI Jakarta almarhum Purwanto masih memperoleh suara signifikan  di daerah pemilihan 8 (Jagakarsa, Pasar Minggu, Tebet, Pancoran dan Mampang Prapatan).

Khusus Kecamatan Jagakarsa, berdasarkan data yang diterima Kantor Berita Politik RMOL dari internal Partai Gerindra, almarhum Purwanto memperoleh sekitar 8.500 suara.

Namun dari formulir model DA 1 atau rekapitulasi tingkat Kecamatan Jagakarsa, tertulis suara Purwanto nol alias nihil. Hal tersebut menyebabkan kasak-kusuk kecurigaan di internal Partai Gerindra, terutama caleg yang bertarung di Dapil DKI Jakarta 8.


Komisioner KPU DKI Jakarta Dodi Wijaya mengatakan, calon legislatif Tidak memenuhi syarat (TMS) karena meninggal dunia namun masih dicoblos pemilih, maka suaranya dihitung masuk partai.

"Ketentuannya calon yang TMS karena meninggal dunia, suaranya masuk suara partai," kata Dodi kepada  Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (3/3).

Anehnya, dari formulir model DA 1 di Kecamatan Pasar Minggu, Tebet, Pancoran dan Mampang Prapatan, suara Purwanto tetap tertulis sesuai raihan pencoblosan 14 Februari 2024 lalu.

Sementara itu, KPU Jakarta Selatan berencana menggelar rekapitulasi suara Pemilu 2024 tingkat kota di daerah itu pada 3-5 Maret 2024 di  Hotel Grand Dhika, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ketua KPU Jaksel Muhammad Taqiyuddin mengatakan, proses rekapitulasi suara Pemilu 2024 merupakan cara untuk meluruskan atau memperbaiki kesalahan perhitungan atau kekeliruan pada saat ditingkat tempat pemungutan suara (TPS), maupun di tingkat kecamatan.

"Kalau untuk kendala yang diinformasikan itu dinamika forum saja, semisal salah penjumlahan yang ada di C1. Dan dinamika itulah yang sering muncul pada saat rekapitulasi tingkat kecamatan," kata Taqiyuddin.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya