Berita

Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Hukum

Direktur PT SM Kooperatif Penuhi Panggilan KPK sebagai Saksi

JUMAT, 01 MARET 2024 | 22:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Saksi kasus dugaan suap Gubernur Maluku Utara nonaktif, Abdul Ghani Kasalbi (AGK), Shanty Alda Nathalia mengaku telah hadir memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Direktur PT Smart Marsindo ini berujar telah datang menyambangi Gedung Merah Putih KPK pada Jumat (1/3).

"Saya hadir memenuhi panggilan KPK sebagai warga negara yang baik dan alhamdulillah semua lancar," kata Shanty dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan.


Kehadiran Shanty di Gedung Merah Putih KPK ini dibenarkan oleh Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri.

"Iya betul (Shanty Alda Nathalia mendatangi KPK)," singkat Ali saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL.

Shanty sejatinya sudah dua kali dipanggil penyidik KPK untuk diperiksa sebagai saksi, yakni pada 29 Januari dan 20 Februari 2024. Namun pada pemanggilan tersebut ia berhalangan hadir.

Adapun kasus dugaan suap pengadaan dan perizinan proyek di Maluku Utara ini telah menjerat tujuh tersangka. Mereka adalah Abdul Gani Kasuba; Kadis PUPR Pemprov Malut, Daud Ismail.

Lalu Kadis Perumahan dan Permukiman Pemprov Malut, Adnan Hasanudin; Kepala BPPBJ, Ridwan Arsan; ajudan Abdul, Ramadhan Ibrahim; dan Stevi Thomas dan  Kristian Wulsan dari pihak swasta.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya