Berita

Rapat pleno rekapitulasi suara luar negeri hari ketiga digelar KPU RI, Jumat (1/3)/RMOL

Politik

Rapat Pleno Suara Luar Negeri Hari Ketiga, KPU Tetap Pakai 2 Panel

JUMAT, 01 MARET 2024 | 11:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melanjutkan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional hari ini, Jumat (1/3).

Rapat pleno ketiga ini digelar menggunakan mekanisme dua panel di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, rapat pleno Panel A dipimpin langsung oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asyari. Sementara, rapat pleno Panel B dipimpin Anggota KPU RI, Mochammad Afifuddin.


Hasyim Asyari membuka rapat sekitar pukul 9.30 WIB. Sementara, Afifuddin membuka rapat pleno sekitar pukul 9.48 WIB.

Hasyim menjelaskan, rapat pleno Panel A akan merekap suara di 3 wilayah pemilihan yang dilaksanakan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

"Dengan membaca bismillahirrahmanirrahim, maka jeda skors rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional dinyatakan dicabut dan dilanjutkan lagi," ujar Hasyim.

Sesuai jadwal, Panel A akan merekap suara dari PPLN Jeddah, PPLN Seoul Korea Selatan, dan PPLN Beijing. Sementara di Panel B, ada satu wilayah pemilihan di luar negeri yang akan direkap.

"Untuk Panel B, pada pagi hari ini saya akan persilakan PPLN Pretoria, Afrika Selatan," tambah Afifuddin.

Dalam rapat pleno hari ini, turut hadir Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty yang mengawasi jalannya rekapitulasi suara di Panel B, dan Anggota Bawaslu RI, Puadi yang mengawasi Panel A.

Selain itu, para saksi dari pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) serta partai-partai politik juga telah hadir. Saat ini, tengah berlangsung pembacaan hasil penghitungan suara oleh PPLN Jeddah dan Pretoria.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya