Berita

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)/Net

Politik

Masih Cek Ombak Hak Angket, PDIP akan Ditinggal Parpol Lain

KAMIS, 29 FEBRUARI 2024 | 14:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berpotensi ditinggalkan parpol lain apabila telat mengajukan hak angket DPR untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Demikian prediksi pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga dalam keterangan resminya, Kamis (29/2).

“Kalau PDIP masih terus melakukan cek ombak, maka hak angket berpeluang layu sebelum berkembang. Sedikit saja telat, maka PDIP berpeluang ditinggal partai lainnya,” kata Jamiluddin.


Sebab, kata Jamiluddin, pihak terkait dalam hal ini pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sudah bergerak jauh dan dapat dipastikan melobbi partai pengusung paslon kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

Oleh karenanya, PDIP harus tegas jika hendak menggulirkan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.

“Hak angket mengenai kecurangan pilpres hanya akan bisa bergulir bila PDIP bersikap tegas dan bergerak cepat. Jadi, PDIP harus berpacu dengan waktu. PDIP akan sendiri meratapi ketidaktegasannya. Hak Angket bisa jadi hanya tinggal mimpi belaka,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya