Berita

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky Ngaku 31 Ribu Tentara Ukraina Tewas Selama Perang

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 09:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jumlah kerugian yang diderita Ukraina selama perangnya dengan Rusia, akhirnya diungkap oleh Presiden Volodymyr Zelensky.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (25/2), Zelensky mengatakan bahwa telah ada 31 ribu tentara Ukraina yang terbunuh sejak invasi besar-besaran dilancarkan Rusia Februari 2022.

"Sebanyak 31 ribu tentara Ukraina tewas dalam perang ini. Bukan 300 ribu, bukan juga 150 ribu seperti yang diumumkan oleh Putin (Presiden Rusia). Namun Ini tetap kerugian besar bagi kami," ungkapnya, seperti dimuat Reuters.


Ini merupakan pengumuman resmi kedua tentang kerugian perang Ukraina. Zelensky mengaku baru mengungkapnya karena khawatir akan digunakan Rusia untuk menyusun strategi perang.

Pengumuman pertama dilakukan akhir tahun 2022 lalu, ketika Ajudan Presiden Mykhailo Podolyak mengatakan 13.000 tentara Ukraina telah tewas selama invasi.

Laporan New York Times Agustus tahun lalu menyebutkan jumlah korban tewas di Ukraina hampir mencapai 70.000 orang dan Rusia dengan 120.000 tentara.

Sementara Zelensky mengklaim bahwa 180.000 warga Rusia tewas dalam pertempuran tersebut.

Rusia sendiri enggan mengungkapkan kerugian militer, yang dianggap rahasia. Tetapi kedua negara itu kerap menggambarkan besarnya kerugian di pihak lawan.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya