Berita

Beberapa lembaga penegak hukum tiba di Kedutaan Besar Israel setelah seorang pria membakar dirinya di depan gedung pada Minggu, 25 Februari 2024/Net

Dunia

Tentara AS Nekat Bakar Diri di Depan Kedubes Israel

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 08:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang pria yang diduga merupakan anggota Angkatan Udara Amerika Serikat dalam kondisi kritis setelah nekat membakar diri di depan Kedutaan Besar Israel di Washington DC pada Minggu (25/2).

Menurut laporan layanan darurat setempat, pria itu mengalami luka bakar serius namun masih bisa diselamatkan setelah Petugas Dinas Rahasia AS memadamkan api di luar kedutaan di International Drive, barat laut Washington sekitar pukul 1 siang waktu setempat.

“Seorang laki-laki dewasa  terbakar selama satu menit sebelum polisi mulai memadamkan api. Dia mendapat luka bakar serius dan segera dilarikan ke rumah sakit setempat,” ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Metro News.


Melalui video yang beredar di media sosial, diketahui bahwa aksi nekat pria itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penindasan Israel di Jalur Gaza.

Pria itu menggunakan  seragam Angkatan Udara AS saat membakar diri dan berkata: "Bebaskan Palestina".

Hingga kini pejabat militer AS belum mengindentifikasi apakah benar pria itu merupakan bagian dari tentara nasional atau bukan.

Sejak perang Israel-Hamas meletus 7 Oktober lalu, Kedubes Israel telah menjadi tempat sasaran protes warga pro Palestina di seluruh dunia.

Menurut laporan Kementerian Kesehatan Gaza, serangan balasan Israel telah membunuh lebih dari 29.000 warga Palestina dan melukai hampir 70.000 orang.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya