Berita

Analis politik Pangi Syarwi Chaniago/Ist

Politik

Partai Oposisi Harus Kuat Iman

MINGGU, 25 FEBRUARI 2024 | 12:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai yang memilih beroposisi terhadap pemerintah yang tengah berkuasa memang butuh kesiapan mental, bila tidak, pasti tergoda dan segera berkoalisi.

Analis politik Pangi Syarwi Chaniago berpendapat, butuh kekuatan besar untuk menjadi bagian dari partai oposisi, karena memang penuh cobaan dan godaan.

"Harus kuat iman. Karena harus siap kere, dhuafa, nggak ada duit, nggak ada proyek, nggak ada program kedua, kasus hukum kadang dicari-cari, dipreteli, bolak balik ke kejaksaan, di-KPK-kan, dan bisa jadi persoalan hukum diungkit lagi," kata Pangi Syarwi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/2).


Tapi, jika PDIP dan PKS mau jadi oposisi, itu hal yang patut disyukuri. Pasalnya, dua partai itu memiliki pengalaman panjang sebagai oposisi.

Dengan menjadi oposisi, sambung dia, kekuatan dua partai itu akan semakin tampak di mata rakyat.

"Sebenarnya bagus kalau PDIP dan PKS jadi oposisi, sehat bagi demokrasi, baik bagi perjalanan saling check and balances antara eksekutif dan legislatif. Kalau tidak ada oposisi, itu musibah bagi demokrasi," katanya.

"Jadi kalau PDIP dan PKS mau jadi oposisi, ya itu kita syukuri sekali," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya