Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

IMF Setuju Kucurkan Dana Rp12,4 Triliun ke Ukraina

JUMAT, 23 FEBRUARI 2024 | 15:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tahap ketiga bantuan dana rekonstruksi Ukraina senilai 880 juta dolar AS atau Rp12,4 triliun akhirnya disetujui oleh Dana Moneter Internasional (IMF).

Mengutip Al-Arabiya pada Jumat (23/2), IMF siap mengucurkan dana yang sebetulnya telah disepakati sejak tahun lalu.

Ketua tim IMF, Gavin Gray mengaku telah bertemu dengan para pejabat Ukraina di Warsawa untuk memberitahukan informasi tersebut.


“Kinerja program ini sangat baik meskipun ada tantangan perang," ujar Gray.

Gray mengatakan, Ukraina berhak mendapatkan dana bantuan tersebut karena sudah memenuhi syarat yang ditentukan.

"Pihak berwenang memenuhi semua syarat, kecuali kesalahan pada pendapatan pajak, blokade perbatasan dan tolak ukur pembangunan struktural yang harus ditinjau," jelasnya.

IMF sebelumnya memperkirakan bahwa Ukraina membutuhkan 486 miliar dolar (Rp7.585 triliun) untuk membangun kembali negaranya setelah perang.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya