Berita

Menteri Pemberdayaan Perempuan Israel, May Golan/Net

Dunia

Menteri Israel Ngaku Bangga dengan Kehancuran Gaza

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 10:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Untuk kesekian kalinya Israel membuat pernyataan kontroversial mengenai perang di Gaza. Baru-baru ini, seorang menteri Israel mengaku bangga dengan kehancuran Gaza.

Ia adalah May Golan, Menteri Pemberdayaan Perempuan Israel. Dalam sebuah pidato yang menggebu-gebu pada Rabu (21/2), ia mengungkap perasaannya ketika melihat reruntuhan di Gaza akibat perang.

"Saya bangga dengan reruntuhan di Gaza," ujarnya, seperti dikutip TRT World.


"Setiap bayi (Palestina), bahkan 80 tahun dari sekarang, akan menceritakan kepada cucu-cucu mereka apa yang dilakukan orang-orang Yahudi," tuturnya.

Pernyataan kontroversial itu tidak berhenti di situ. Dalam sebuah pernyataan lain, Golan mengaku ingin menyaksikan kehancuran Gaza.

"Saya tidak peduli dengan Gaza. Saya benar-benar tidak peduli. Yang saya pedulikan, mereka bisa keluar dan hanya berenang di laut. Saya ingin melihat mayat-mayat teroris di Gaza," tambahnya, dengan sikap acuh tak acuh.

Pidato tersebut sengaja Golan bagikan di platform media sosialnya.

Ini bukan pertama kalinya Golan menuai kontroversi. Ia dikenal kerap melontarkan pernyataan bermuatan rasial dan Islamofobia. Golan bahkan menyebut pengungsi Afrika di Israel sebagai "penyusup Muslim" dan memberikan mereka stereotip berbahaya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya