Berita

Presiden Joko Widodo pada perayaan HPN 2024/RMOL

Politik

Hadiri Perayaan HPN, Jokowi Cerita Cucunya Protes "Foto Kakek Jelek di Sampul Majalah"

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 20:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024 yang digelar di Jakarta, menjadi momen curhat Presiden Joko Widodo mengenai protes cucunya, yang memperhatikan gambar wajah kakeknya di sampul media cetak.

Awalnya, Jokowi menyinggung kritik-kritik yang disampaikan banyak media massa terhadap dirinya, terutama dalam bentuk gambar wajahnya terpampang di bagian depan atau sampul media cetak.

"Saya juga sering dikritik tajam, ada gambar wajah saya yang unik-unik, yang aneh-aneh di sampul media, sampul majalah, di media sosial, ramai sekali, aneh-aneh," ujar Jokowi dalam pidatonya di acara perayaan HPN, yang digelar di Econventional Hall Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Selasa sore (20/2).


Persoalan kritik, Presiden ketujuh RI yang sudah menjabat dua periode itu mewajari, karena pers merupakan bentuk aksi nyata dari perlindungan hak kebebasan berpendapat.

Di samping itu, dirinya juga berpendapat pers bebas menyampaikan kritik kepada pemerintah, sebagai bentuk kepedulian terhadap proses demokrasi Indonesia.

Kendati begitu, kritik yang disampaikan media massa terhadap dirinya justru menjadi sorotan cucunya, Jan Ethes. Jokowi mengaku ditanya soal gambar yang tayang di sampul media massa sebagai bentuk kritik terhadap dirinya.

"Tidak apa-apa, tidak ada masalah buat saya. Tapi cucu saya yang komplain. 'Mbah', panggil saya kan Mbah, "wajah Mbah ada di gambar jelek banget". Iya, itulah," urainya menceritakan.

"Ini bagian dari penghormatan saya atas kebebasan pers, kebebsan berekspresi, dan kebebsan berpendapat," demikian Jokowi menambahkan disambut tawa dan tepuk tangan dari para petinggi perusahaan pers dan pejabat yang hadir dalam acara perayaan HPN 2024.

Pejabat yang hadir nampak Menteri Komunikasi dan Informatika Bud Aire Setiadi, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Hendry CH Bangun, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol (Purn) M. Tito Karnavian.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya