Berita

Prabowo SUbianto dan Anies Rasyid Baswedan/Net

Politik

Mardani Ungkap Alasan Amin Belum Beri Selamat ke Prabowo-Gibran

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 10:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul pada penghitungan cepat atau quick count, Paslon Nomor Urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, belum memberi ucapan selamat.

Terkait itu, Deputi Pemenangan Timnas Amin, Mardani Ali Sera, menegaskan, sikap pasangan Anies-Muhaimin itu sebagai bentuk penghormatan terhadap proses Pemilu yang telah ditetapkan.

"Seandainya Mas Anies dan Gus Muhaimin mengucapkan selamat, pasti akan saya ingatkan agar jangan dulu, karena berarti mengabaikan aturan KPU yang memang belum memutuskan apapun," tegas Mardani, seperti dikutip redaksi melalui akun X resminya, Selasa (20/2).


Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengatakan, memberikan ucapan selamat saat ini bukanlah keputusan bijak. Sebab quick count bukanlah penghitungan resmi yang diatur undang-undang.

Sebab itu Mardani mengajak semua pihak menghormati hasil real count manual KPU yang memang belum diumumkan. Saat ini semua saksi di berbagai daerah sedang berjuang mengawal suara rakyat.

"Jika ada statemen seolah mendukung quick count, itu bagian dari menghormati ilmu statistik, metode hitung cepat dalam survei, saya hormati hasilnya, namun tetap harus menunggu keputusan resmi KPU," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya