Berita

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh selepas menggunakan hak suaranya di TPS 08 Kompleks Antam 4 Grogol Utara Kebayoran, pada Rabu, 14 Februari 2024/RMOL

Politik

Surya Paloh Bakal Ketemu Megawati dalam Waktu Dekat

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 10:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah pemilihan umum selesai dilakukan, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh, memiliki rencana bertemu dengan rekan seprofesinya yakni Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Rencana itu diungkap oleh Surya dalam pernyataan setelah menyalurkan hak suaranya di TPS 08 Kompleks Antam 4, Grogol Utara Kebayoran pada Selasa (14/2).

Surya mengaku terbuka untuk bertemu ketum partai manapun selepas pemilu, termasuk Megawati.


"Kalau bertemu yah sok lah gak ada masalah, apa pun hasil dari pemilu hari ini," ujarnya kepada awak media.

Menurut Surya, hubungan antar ketua partai harus terus terjalin bagaimanapun hasil pemilu nanti.

"Hubungan silaturahmi, komunikasi, dan apalagi posisi dan peran baik yang perankan saya dan mba Mega masing-masing sebagai pucuk pimpinan institusi partai pemilu ini," kata Surya.

Lebih lanjut, Surya mengatakan kemungkinan pihaknya akan bertemu dengan Ketum PDIP dalam waktu dekat.

"Itu banyak pembicaraan yang bisa dilakukan. Mungkin dalam waktu dekat ini (bertemu)," imbuhnya.

Seperti diketahui, partai Nasdem yang diketuai Surya Paloh telah berkoalisi untuk mendukung pasangan calon presiden nomor urut satu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Sementara PDIP mendukung penuh calonnya yakni Paslon nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Setelah kabar dua putaran mencuat, diperkirakan koalisi partai nomor urut tiga akan bergabung dengan nomor urut satu yang diprediksi lolos putaran kedua.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya