Berita

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho/Net

Presisi

Masuki Masa Tenang, Polri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

MINGGU, 11 FEBRUARI 2024 | 13:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Di masa tenang menjelang pencoblosan Pemilu 2024, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, Polri diberikan tanggung jawab keamanan untuk mendukung terselenggaranya Pemilu 2024 yang aman, damai, dan bermartabat.

"Polri juga ucapkan terima kasih atas doa bersamanya dan partisipasi seluruh stakeholder yang telah menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak terpecah belah serta tetap memelihara dan menjaga persatuan serta kesatuan bangsa," kata Irjen Sandi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/2).


Irjen Sandi berharap, keteduhan dan kondusifitas bukan hanya terjadi menjelang pencoblosan, melainkan juga hingga terpilihnya kepemimpinan nasional dan anggota legislatif.

"Mengajak kepada seluruh masyarakat bergandengan tangan, menguatkan kembali Kebhinekaan sambil menanti terpilihnya pemimpin nasional dan wakil-wakil rakyat yang baru," terang Irjen Sandi.

Irjen Sandi pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas segala masukan dan saran kepada Polri dalam merawat demokrasi selama rangkaian proses Pemilu 2024.

"Memastikan kembali bahwa Polri bersama TNI, dan segenap komponen bangsa lainnya siap menjaga keamanan proses pemilu hingga tuntas," pungkas Irjen Sandi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya