Berita

Wakil Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria/RMOL

Politik

Wamenkominfo: Komitmen Kebebasan Pers Hingga Saat Ini Masih Kuat

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 20:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Baru dihadiri Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, Wakil Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria menilai komitmen kebebasan pers hingga saat ini masih cukup kuat.

Hal itu disampaikan langsung Nezar Patria saat memberikan sambutan di acara Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Capres-cawapres tentang Kemerdekaan Pers yang diselenggarakan Dewan Pers di kantor Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu malam (10/2).

Dalam acara ini, baru Capres Anies Baswedan yang sudah hadir. Sedangkan Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo belum terlihat hadir. Akan tetapi, masing-masing tim sukses keduanya sudah hadir.


"Yang saya hormati, pada paslon, Bapak Anies Baswedan Paslon nomor 1, dan nomor Paslon nomor 2 yang mewakili, Paslon nomor 3 yang mewakili," kata Nezar mengawali sambutannya.

Nezar mengatakan, Kominfo mendukung penuh acara deklarasi dan penandatanganan komitmen capres-cawapres tentang kemerdekaan pers yang diselenggarakan Dewan Pers.

"Kominfo tentu saja mendukung penuh acara ini deklarasi komitmen kemerdekaan pers dan juga mendukung pemilu yang damai, jujur, dan adil," katanya.

"Seperti kita ketahui, sejak reformasi, sejak kita memiliki UU Pers 40/1999, saya kira ini yang menjadi garis demarkasi, antara rezim demokratis dengan rezim otoriter," terangnya.

Menurutnya, kebebasan pers merupakan satu indikator yang sangat penting. Nezar bersyukur, selama reformasi berjalan dan beberapa pimpinan nasional memimpin hingga hari ini, komitmen kebebasan pers masih cukup kuat.

"Kita berharap akan semakin baik lagi ke depan, dan tentu saja melalui Pemilu 2024 ini, kita sangat harapkan satu kompetisi yang jujur, kompetisi yang adil, dan tentu saja pemilu yang damai," pungkas Nezar.

Dalam acara ini, turut dihadiri perwakilan Kapolri, perwakilan Panglima TNI, konstituen Dewan Pers, KPU, Bawaslu, dan lainnya.

Untuk Capres Ganjar Pranowo diagendakan hanya mengikuti acara ini melalui sambungan zoom karena masih berada di Semarang, Jawa Tengah.

Terlihat pula sudah hadir Co-Captain Tim Nasional Anies-Muhaimin atau Amin, Sudirman Said; Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid; Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya