Berita

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Saifullah Yusuf dalam pertemuan di Jakarta/Ist

Politik

NU dan Muhammadiyah Sepakat Kawal Pemilu Berjalan Jurdil

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 16:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Organisasi kemasyarakatan Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sepakat untuk mengawal keberlangsungan Pemilu 2024 yang jujur juga adil.

Komitmen itu disampaikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Saifullah Yusuf dalam pertemuan di Jakarta.

Soal Pemilu jurdil, kata Gus Ipul yang sudah beberapa kali ikut kontestasi pemilihan langsung mengungkapkan, bahwa isu kecurangan itu selalu ada mewarnai setiap Pemilu.


Namun, menurutnya aturan sudah cukup jelas, jika terjadi kecurangan, apa tindakannya, proses dan bagaimana membuktikan.

"Semua ada proses dan prosedurnya," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/2).  

Karena itu Gus Ipul mengajak untuk bersama mengawal  agar Pemilu benar-benar jujur adil, transparan. Semua melakukan tugas sesuai fungsinya masing-masing.

"Saya masih percaya semua elemen-elemen yang ada ini bisa bertindak sesuai dengan kewenangannya masing-masing," tuturnya.

Sependapat dengan Gus Ipul, Abdul Mu’ti menyampaikan  bahwa kekhawatiran berbagai pihak akan kecurangan itu sebenarnya merupakan peringatan dini saja.

"Kita semua harus mengawal Pemilu ini, supaya setiap kecurangan yang mungkin terjadi itu dapat dimitigasi dari awal," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya