Berita

Lomba baca puisi yang digelar Relawan Cakra Satya 08 (CS 08) di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (7/2)/Istimewa

Politik

Gelar Lomba Baca Puisi, Relawan CS 08 Yakin Prabowo-Gibran Pikirkan Nasib Seniman

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 23:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Lomba baca puisi merupakan cara tersendiri relawan Cakra Satya 08 (CS 08) dalam mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Capres-cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, di Pilpres 2024.

Ketua Umum Relawan CS 08, Joe Marbun mengatakan, acara lomba puisi yang diikuti 30 peserta dari kalangan milenial dan Gen Z ini sebagai bentuk dukungan para relawan kepada visi-misi dan program kerja Prabowo-Gibran, yang salah satunya melestarikan seni budaya.

"Konsen kita sebagai relawan bagaimana mengejawantahkan pokok-pokok pikiran dari visi-misinya Pak Prabowo-Gibran. Itu yang menjadi penting dan bahwa puisi kali ini adalah bentuk perwujudan dari Pak Prabowo-Gibran," kata Joe di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (7/2).


Joe menilai, Prabowo-Gibran jadi salah satu paslon yang berkomitmen penuh terhadap kebudayaan. Terbukti dengan adanya rancangan kementerian strategis yang secara khusus mengurus bidang tersebut. 

"Beliau memikirkan bahwa perlu secara serius, termasuk memikirkan salah satu kementerian, yaitu Kementerian Kebudayaan. Itu diucapkan oleh Pak Prabowo pada debat terakhir," ucap Joe.

Sementara itu, budayawan Betawi, Harry De Fretes, mengapresiasi lomba baca puisi yang diadakan Relawan CS 08.

"Ini sebuah perhatian yang nyata dari paslon 02 Pak Prabowo-Gibran. Dan ini buat kita merupakan suatu pembukaan dan bisa membuat kita lebih bergelut lagi dalam dunia kesenian. Jadi ada yang perhatiin gitu loh, seneng aja," tutur Harry.

Melalui lomba ini, Harry berharap para generasi muda lebih mencintai kebudayaan Indonesia, dan bila Prabowo-Gibran menang Pilpres dapat memperhatikan sektor budaya dan seni, terutama nasib seniman.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya