Berita

Lobster jadi salah satu komoditas prioritas beromzet tinggi/Net

Bisnis

Beromzet Triliunan, Ini 5 Komoditas Prioritas Kelautan dan Perikanan Indonesia

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 13:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengurai skor keunggulan komparatif (revealed comparative advantage/RCA) lima komoditas prioritas. Kelima komoditas tersebut yakni udang, rumput laut, tilapia, kepiting-rajungan, dan lobster.

"RCA adalah salah satu indikator yang dapat menunjukkan keunggulan komparatif suatu komoditas atau daya saing produk suatu negara di pasar global," terang Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Budi Sulistiyo di sela Indonesia Marine and Fisheries Business Forum (IMFBF) 2024 beberapa waktu lalu.

Budi pun memaparkan RCA udang olahan misalnya, memiliki skor 1,01 di pasar Tiongkok dan 3,49 untuk pasar Jepang. Kemudian rumput laut memiliki skor RCA karaginan sebesar 6,25 untuk pasar Uni Eropa dan tilapia memiliki skor RCA  fillet beku sebesar 12,89 untuk pasar Kanada.


Ini hasil analisa kami, skor lebih dari 1 menandakan produk kita memiliki daya saing di pasar tersebut, terlebih apabila pertumbuhan pangsa pasarnya positif, maka negara itu menjadi pasar optimis dan potensial untuk terus dikembangkan" urai Budi di depan para peserta IMFBF 2024.

Karenanya, Budi memprediksi nilai pasar udang global sebesar 61,90 miliar dolar AS di tahun 2045. Kemudian rumput laut bisa menyentuh 11,14 miliar dolar AS, tilapia 1,94 juta dolar AS, kepiting-rajungan 16,93 miliar dolar AS serta lobster 11,30 miliar dolar AS di tahun 2045.

"Tentu ini nilai yang besar dan Indonesia berpeluang untuk menjadi salah satu pemain utama di tahun 2045," tutur Budi.

Guna menampung minat investasi untuk komoditas tersebut, Budi memastikan KKP siap memberikan fasilitasi kemudahan berusaha, akses permodalan dan investasi, hingga dukungan kelembagaan dan mitra usaha.

Dikatakannya, saat ini KKP juga telah mengimplementasikan ekosistem logistik ikan yang efektif dan efisien serta sistem rantai dingin dari hulu - hilir.

Melalui dukungan tersebut, Budi berharap para pelaku usaha tak ragu untuk menanamkan modal atau mengembangkan usaha di sektor kelautan dan perikanan.

"Kita baru membuka koridor logistik Biak-Surabaya sebagai bentuk komitmen pengelolaan berbasis ekosistem yakni mendekatkan rantai pasok hasil perikanan dari hulu ke hilir, khususnya dari pusat produksi ke pusat distribusi ikan," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono membuka Indonesia Marine and Fisheries Business Forum (IMFBF) 2024 untuk mendorong geliat investasi biru di sektor kelautan dan perikanan. Forum ini mempertemukan berbagai entitas yang berasal dari dalam dan luar negeri. 

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya