Berita

Politikus Partai Gerindra Endah Setia Dewi/Ist

Politik

Kader Gerindra: Saksi Pemilu Harus Sehat Rohani dan Jasmani

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 10:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Saksi dari peserta pemilu di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sangat vital perannya sebagai salah satu ujung tombak pemegang data dan fakta peserta pemilu.

Saksi peserta pemilu juga dapat mengajukan keberatan atas terjadinya kesalahan atau pelanggaran dalam proses pungut hitung ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS.

"Saksi akan sangat menentukan sukses tidaknya pelaksanaan pesta demokrasi. Karena tugas yang sangat berat itu, maka saksi harus sehat jasmani dan rohani," kata politikus Partai Gerindra Endah Setia Dewi dalam keterangannya, Selasa (6/2).


Caleg Partai Gerindra Dapil DKI Jakarta 8 (Kecamatan Jagakarsa, Pasar Minggu, Mampang Prapatan, Tebet dan Pancoran) ini berharap para saksi yang diberikan surat mandat melaksanakan tugas sebagaimana seharusnya.

Di antaranya para saksi jangan gagal berhitung karena tugasnya menyangkut perhitungan. Saksi jangan buta huruf karena harus menulis dan membaca. Hal lainnya adalah telah memiliki KTP dan berusia minimal 17 tahun dan tinggal di sekitar TPS.

“Karena akan mendapatkan surat mandat, makanya seorang saksi diharapkan bisa menambah suara karena akan berkolaborasi dengan saya selama 5 tahun ke depan,” kata Endah.

Endah juga menguraikan kewajiban para saksi yang telah ditetapkan. Yakni hadir pada pagi hari di TPS saat pembukaan, hadir saat ishoma dan hadir saat penghitungan sampai selesai.




Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya