Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kominfo Blokir 13.638 Nomor HP yang Terindikasi Penipuan

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 13:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk mengurangi tindak penipuan online melalui telepon dan SMS, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan pemblokiran terhadap ribuan nomor.

Direktur Pengendalian Pos dan Informatika Dany Suwardany mengatakan sepanjang tahun 2023, Kominfo telah menghapus sekitar 13.638 nomor handphone.

"Kita lakukan pemblokiran 13.638 nomor," ungkapnya dalam sebuah keterangan pada Jumat (2/2).


Dijelaskan Dany, Kominfo memiliki kanal website https://aduannomor.id/home yang bisa digunakan masyarakat untuk mengadukan nomor-nomor yang terindikasi penipuan.

"Kementerian Kominfo dapat melakukan pemblokiran berdasarkan aduan dan layanan yang disampaikan," ungkapnya.

Dany mengatakan, dari Januari sampai Desember 2023, pihaknya menerima aduan sekitar 57.459 nomor.

Dari jumlah tersebut, 28.459 nomor yang diadukan ditolak pemblokirannya karena tidak dilengkapi dengan bukti. Lalu, 15.362 nomor HP yang diadukan masih dalam proses verifikasi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya