Berita

Konsolidasi Akbar dan Rembuk relawan Ganjar-Mahfud se-Provinsi Lampung, Jumat (2/2)/RMOLLampung

Politik

Ribuan Relawan di Lampung Siap Beri Ganjar-Mahfud 40 Persen Suara

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 05:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ribuan massa yang tergabung dalam Organ Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, siap untuk memenangkan pasangan ini dengan 40 persen suara di Provinsi Lampung.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Bidang Keagamaan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, KH Ismail Zulkarnain, usai Konsolidasi Akbar dan Rembuk relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Alhamdulillah, luar biasa para relawan dari kabupaten/kota se-Lampung hadir dalam acara ini, jumlahnya kurang lebih dua ribu relawan dari pelosok-pelosok," kata Ismail Zulkarnain, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (2/2).


Dia menjelaskan, Konsolidasi Akbar dan Rembuk Organ dari relawan Ganjar-Mahfud yang diselenggarakan di komplek Ponpes Raudhatus Sholihin, Villa Mas, Bandar Lampung ini diharapkan dapat mendulang suara Ganjar-Mahfud di Provinsi Lampung.

"Dengan melihat semangat para relawan Organ Ganjar-Mahfud yang hadir pada hari ini, kita yakin bisa meraih suara 40 persen di Provinsi Lampung. Dan yakin masyarakat memilih Ganjar-Mahfud sebagai Presiden RI," ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pakar TPN Ganjar-Mahfud, Johan Silalahi, juga yakin Paslon 03 Ganjar-Mahfud bisa lolos dalam Pilpres 14 Februari 2024 mendatang dengan semangat dari para organ relawan di Lampung.

“Kami yakin Paslon Ganjar-Mahfud bisa meraih suara di Provinsi Lampung. Dan prediksi kami antara 30-35 persen suara untuk Ganjar-Mahfud di Provinsi Lampung dan bisa masuk dua putaran," kata Johan Silalahi.

"Kita berharap dari pertemuan ini tim dari organ relawan Ganjar-Mahfud bisa lebih masif lagi kampanyekan Ganjar-Mahfud jadi pilihan sebagai presiden dan berharap juga pengawalan suara pada saat pemilihan nanti di setiap TPS," tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya