Berita

Mesin Pemotong PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV)/Net

Bisnis

INOV Komitmen Tingkatkan Target Daur Ulang Melalui Circular Economy

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 11:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA



INOV Komitmen Tingkatkan Target Daur Ulang Melalui Circular Economy

RMOL. Perusahaan daur ulang limbah PET (Polyethylene Terephthalate) terbesar di Indonesia, PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), berupaya memperkuat posisinya di industri daur ulang dengan cara meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan pengumpulan di Indonesia.


Direktur INOV, Victor Choi, mengatakan akan meningkatkan recycling rate atau daur ulang yang masih rendah di Indonesia.

"Dalam komitmen kami untuk meningkatkan recycling rate terhadap sampah PET, kami berusaha untuk terus memperluas kapasitas produksi dan jaringan pengumpulan. Selain untuk meningkatkan recycling rate yang masih rendah di Indonesia, hal tersebut juga untuk berkontribusi pada ekonomi sirkular," katanya.

INOV akan menargetkan kota-kota kecil hingga menengah di Indonesia sekaligus bisa membuka lapangan pekerjaan bagi sektor informal.

Langkah perusahaan yang berbasis di Tangerang ini didukung oleh kesiapan dan kapasitas Perusahaan tersebut.

Hingga akhir September 2023 perseroan berhasil mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 464,4 miliar. Perusahaan tersebut telah membuka fasilitas pencucian kelima di Subang, Jawa Barat, dengan kapasitas 12.000 MT/tahun sehingga total kapasitas fasilitas pencucian Inocycle saat ini telah melampaui angka 40.000 MT/tahun.

INOV juga baru-baru ini menambahkan pabrik re-PSF keempat mereka dengan kapasitas produksi 7.200 MT/tahun. Untuk mengimbangi kapasitas produksi tersebut, Inocycle juga terus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengumpulkan limbah botol plastik yang merupakan bahan baku daur ulang.

Hingga akhir Desember 2023, INOV telah mengumpulkan sekitar 2,4 miliar sampah botol plastik atau 33 ribu ton sampah botol plastik melalui 9 titik pengumpulan sampah yang mereka miliki.

Indonesia, seperti banyak negara lain di kawasan Asia Pasifik, memiliki potensi yang besar untuk daur ulang PET.

PET biasanya digunakan dalam pembuatan botol soft-drink, botol air sekali pakai dan tempat kosmetik.

Data terakhir Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan bahwa Indonesia setidaknya 18,8 juta ton sampah plastik dihasilkan pada tahun 2023.

Dengan terjangkaunya tenaga kerja dan biaya produksi manufaktur, menjadikan kawasan Asia Pasifik wilayah yang sangat potensial bagi industri daur ulang. Kawasan ini memang sudah lama mendominasi layanan daur ulang limbah global, kontribusi pangsa pasar Asia Pasifik pada tahun 2020 diperkirakan sekitar 40 persen dari total.

Ekonomi sirkular adalah pendekatan sistem ekonomi yang bertujuan memaksimalkan kegunaan dan nilai dari bahan mentah, komponen, serta produk sehingga jumlah bahan sisa yang berakhir di tempat pembuangan akhir bisa dikurangi.

Ekonomi sirkular juga akan berkontribusi pada pembentukan Ekonomi Hijau yang memiliki prinsip mengejar pertumbuhan ekonomi dengan tidak menimbulkan dampak negatif pada masyarakat mau pun lingkungan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya