Berita

Training of Trainer (ToT) yang melibatkan ratusan orang relawan Baraya Kang Okta (BKO) di Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (31/1)/Ist

Politik

Bidik Kemenangan Besar, Ratusan Relawan Kawal Suara Ganjar-Mahfud di Kuningan

RABU, 31 JANUARI 2024 | 22:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jurkamnas TPN Ganjar-Mahfud, Oktafiandi kembali menggelar Training of Trainer (ToT) yang melibatkan ratusan orang relawan Baraya Kang Okta (BKO) di Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu (31/1).

Kegiatan ToT tersebut turut dihadiri mantan Bupati Kuningan Acep Purnama dan anggota DPRD Kuningan, Rana Suparman.

Oktafiandi yang merupakan caleg DPR RI Dapil Jabar X dari PDIP ini menekankan beberapa poin penting. Ia menjelaskan bahwa Capres-Cawapres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD memiliki misi yang mengedepankan kedaulatan pangan.


"Pasangan Ganjar-Mahfud menjamin ketersediaan pangan dari dalam negeri, aman, berkualitas, murah dan terdiversifikasi berbasis kearifan lokal serta mendukung Desa Mandiri Pangan. Memastikan pangan murah melalui stabilisasi harga pangan," kata Oktafiandi.

Kemudian, dalam program lahan subur untuk petani, Oktafiandi menambahkan, Ganjar-Mahfud juga berjanji menghentikan alih guna lahan untuk memastikan lahan subur dan lahan produktif diberikan kepada petani kecil dan buruh tani, serta diperkuat dengan pengelolaan tata ruang yang adil dan berkelanjutan.

Poin lain yang juga menjadi penegasan Kang Okta, begitu Oktafiandi disapa, adalah terkait soliditas relawan di lapangan dalam mengawal suara Ganjar-Mahfud.

"Mari kita kawal kemenangan Ganjar-Mahfud. Jangan mundur karena diintimidasi, apalagi kalau hanya sekadar ditakut-takuti," kata Kang Okta.

Kang Okta menggambarkan, perjuangan memenangkan Ganjar-Mahfud mirip dengan situasi 2014 lalu ketika Joko Widodo alias Jokowi maju jadi calon presiden. Latar belakang Jokowi sebagai orang biasa yang sama dengan Ganjar, dulu dipandang sebelah mata oleh lawan-lawan politik.

”Kala itu semua lembaga survei juga tidak ada yang memenangkan Jokowi. Semua elite tidak yakin Jokowi akan menang. Semua kekuasaan berkumpul di seberang Jokowi, hingga koalisi partai juga koalisi kecil. Sama persis dengan Ganjar hari ini,” kata Kang Okta.

Lebih lanjut, Kang Okta menjelaskan, ketika itu Tuhan dan rakyat berkehendak untuk memenangkan Jokowi.

"Hari ini juga begitu. Biarkan saja mereka menari di atas alunan musik gombalan yang diciptakan sendiri oleh mereka untuk menyenangkan calon mereka. Nanti tarian mereka akan berhenti sendiri bersamaan dengan gendang rakyat untuk kemenangan Ganjar-Mahfud," kata Kang Okta.

Sebagai salah satu kandang banteng di Jawa Barat, Kang Okta mengajak relawannya di Kuningan untuk tidak lengah dan selalu waspada.

"Kuningan itu kandang banteng. Kita buktikan, siapa yang mengusik banteng siap-siap kena seruduk. Kemenangan Ganjar-Mahfud adalah kemenangan rakyat," demikian Kang Okta.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PAC PDIP Kadugede Elah Hayati dan Ketua Taruna Merah Putih (TMP) Kuningan Alan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya