Berita

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ketut Sustiawan/RMOLJabar

Politik

Dapil Jabar 8 Ditargetkan Jadi Lumbung Suara Ganjar-Mahfud

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 15:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD PDI Perjuangan Jawa Barat menargetkan suara pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, mampu mencapai 40 persen suara di Cirebon dan Indramayu (Dapil Jabar 8). Jumlah ini diyakini bakal menambal suara yang kurang di daerah-daerah lain di Jabar.

"Kami meminta struktur partai, caleg, dan seluruh elemen partai agar bekerja serta berjuang memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud MD," kata Sekretaris PDIP Jabar, Ketut Sustiawan, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (30/1).

Ketut menambahkan, persaingan di Dapil Jabar 8 cukup keras. Oleh karena itu, PDIP sudah melakukan pemetaan mulai dari DPD hingga TPD Jabar untuk memperbesar peluang kemenangan pasangan Ganjar-Mahfud.


"Kalau ada paslon ini mengaku basisnya di Jabar kita juga ada basis-basis PDIP yang akan kita genjot seperti Cirebon, Indramayu. Jadi kalau target kita di putaran pertama ini minimal 40 persen," ungkapnya.

Menurut Ketut, walaupun persaingan di Dapil Jabar 8 keras, tidak menutup kemungkinan apa yang sudah ditargetkan akan menjadi kenyataan. Bahkan khusus di Indramayu, PDIP menargetkan 50 persen suara di Pilpres 2024.

"Kita tahu persaingannya cukup ketat, jadi kita bicara tentu tidak mustahil, sesuai target satu putaran. Kalau situasi, dinamikanya ini membawa ke arah yang positif untuk Ganjar-Mahfud," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya