Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono sapa petani di Kampung Marga Mulya, Kabupaten Merauke, Papua Selatan/Ist

Politik

Mardiono Sapa Petani dan Beberkan Program Pertanian PPP di Merauke

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 15:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Terbang jauh ke timur Indonesia, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono sapa petani di Kampung Marga Mulya, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Tujuan kunjungan itu, dikatakan Muhamad Mardiono, untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyosialisasikan PPP dan pasangan nomor urut 3 yaitu Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

"Kehadiran saya dalam rangka menyerap aspirasi tengah-tengah rakyat yang nanti akan jadi usulan, agar dijadikan kebijakan prioritas," ujar Mardiono dalam keterangan tertulis, Senin (29/1).


Mardiono pada kunjungan itu juga memaparkan beberapa program prioritas pasangan Ganjar-Mahfud yang memiliki keberpihakan kepada masyarakat khususnya petani.

"Akan dihadirkan KTP sakti untuk masyarakat mendapatkan haknya seperti beasiswa, bantuan BBM, bantuan beras, dan lainnya. Program ini akan didukung partai politik pengusung Pak Ganjar dan Pak Mahfud," tuturnya.

Mardiono menambahkan bahwa PPP akan bekerja secara linier untuk memenangkan Pileg dan Pilpres 2024 secara bersamaan di Papua.

"Kita akan bekerja di Papua untuk mendapatkan keterpilihan suara Pak Ganjar dan Pak Mahfud hingga 80 persen," pungkasnya.

Selain mendengarkan aspirasi dan berbagai persoalan para petani, Mardiono juga memberikan bantuan pupuk beserta alat pertanian untuk mempermudah dan membantu kerja para petani.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya